TENGGARONG — Langkah nyata menuju pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan terus diperkuat di Kabupaten Kutai Kartanegara. Pada Senin, 21 September 2026, Gerakan Pegiat Daur Ulang Sampah Kutai Kartanegara resmi menggelar agenda presentasi sekaligus penyampaian permohonan kerjasama terkait penguatan sinergi program pengolahan sampah berbasis masyarakat.

Pertemuan ini berfokus pada empat pilar utama, yakni literasi, edukasi, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan kewirausahaan berbasis daur ulang sampah. Inisiatif strategis ini dihadirkan untuk mengakselerasi transisi menuju ekonomi sirkular di wilayah Kab. Kukar, di mana sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan sebagai sumber daya bernilai ekonomi yang mampu menopang kesejahteraan warga.
Melalui semangat sinergi bersama pemangku kepentingan—seperti yang diusung dalam semangat “Timbau Bahagia” dan nilai “BerAKHLAK”—kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem lingkungan yang bersih, mandiri, dan berdaya saing secara berkelanjutan.